Pernyataan itu disampaikan Trump setelah pasar saham Wall Street mengalami tekanan besar, terutama pada saham perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Penurunan nilai saham dipicu kekhawatiran investor terhadap kemungkinan perubahan kebijakan setelah Demokrat memperoleh kendali Kongres, termasuk potensi pengetatan regulasi industri teknologi dan pembangunan pusat data.
Menurut laporan Reuters, penurunan harga saham pada Kamis (5/11/2026) menghapus sekitar 3 triliun dolar AS kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks S&P 500.
Meski demikian, penurunan kapitalisasi pasar tersebut tidak sama dengan kerugian langsung yang ditanggung pemerintah AS. Angka itu menggambarkan berkurangnya nilai pasar saham perusahaan akibat perubahan harga saham.
Dalam pernyataan terpisah di Gedung Putih, Trump kembali mengaitkan gejolak pasar saham dengan hasil pemilu paruh waktu. “Perekonomian berjalan baik, kecuali kemarin karena pemungutan suara … Pasar saham kita kehilangan nilai sebesar 3 triliun dolar akibat pemungutan suara tersebut,” katanya.
NOW ON AIR SSFM 100

