“Pengabdian perlu semacam publikasi dan diseminasi supaya dua hal ini jalan berimbang. Ini penting untuk memberikan kemantapan agar usulan kita dapat diterima dengan baik oleh pemerintah pusat,” ujarnya.
RM Margono diketahui merupakan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) yang turut membangun ekonomi kerakyatan, perbankan nasional, serta pengembangan koperasi di Indonesia. Ibnu Qizam menambahkan, tim riset FEB UIN Jakarta berkomitmen menghadirkan kajian yang melampaui standar minimal.
“Kalau bisa kita melampaui apa yang menjadi standar. Kami ingin menghadirkan penelitian yang komprehensif guna memperkuat validasi perjalanan dan kontribusi besar RM Margono bagi bangsa,” ucapnya.
Titik Nurhayati, Peneliti dari UIN Jakarta, mengungkapkan penelusuran heuristik dan inventarisasi dokumen sejarah telah berjalan secara intensif, difokuskan pada pengumpulan data primer dan sekunder dari berbagai lembaga arsip domestik utama.
“Kami telah melakukan penelusuran jejak RM Margono di berbagai institusi arsip nasional, termasuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), KITLV Jakarta, hingga arsip historis BNI,” ungkapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

