Senin, 24 Agustus 2026

UIN Jakarta Telusuri Rekam Jejak Kakek Prabowo untuk Usulan Pahlawan Nasional

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo, kakek Presiden RI Prabowo Subianto. Foto: Perpustakaan Nasional Indonesia via esi.kemendikbud.go.id

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Negeri (FEB UIN) Jakarta menelusuri rekam jejak Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo, kakek Presiden RI Prabowo Subianto, guna memperkuat validasi naskah akademik pengusulan sebagai pahlawan nasional.

Kegiatan ini dilakukan bersama forum kerukunan warga Banyumas yang tergabung dalam Seruan Eling Banyumas (Serulingmas), sebagai kelanjutan dari Seminar Nasional bertajuk “Perintis dan Kepeloporan RM Margono Djojohadikusumo dalam Meletakkan Fondasi Sistem Keuangan Modern untuk Pembangunan Perekonomian Indonesia”.

Ibnu Qizam, Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dalam keterangan di Jakarta, Senin (24/8/2026), menyatakan kesiapan akademisinya menindaklanjuti kajian seminar tersebut hingga tahap penyusunan berkas akhir. Pihaknya telah merancang kerja riset secara terstruktur dengan membagi tim ke dalam dua fokus utama.

“Kami membagi tugas ke dalam dua tim utama, yakni tim peneliti dan tim kajian akademis. Perjalanan sejarah RM Margono harus kita lihat secara utuh dan berkesinambungan,” katanya seperti dilaporkan Antara.

Ibnu Qizam menekankan, pengusulan pahlawan nasional memerlukan keseimbangan antara riset historiografi dan penyebarluasan informasi ilmiah kepada publik.

“Pengabdian perlu semacam publikasi dan diseminasi supaya dua hal ini jalan berimbang. Ini penting untuk memberikan kemantapan agar usulan kita dapat diterima dengan baik oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

RM Margono diketahui merupakan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) yang turut membangun ekonomi kerakyatan, perbankan nasional, serta pengembangan koperasi di Indonesia. Ibnu Qizam menambahkan, tim riset FEB UIN Jakarta berkomitmen menghadirkan kajian yang melampaui standar minimal.

“Kalau bisa kita melampaui apa yang menjadi standar. Kami ingin menghadirkan penelitian yang komprehensif guna memperkuat validasi perjalanan dan kontribusi besar RM Margono bagi bangsa,” ucapnya.

Titik Nurhayati, Peneliti dari UIN Jakarta, mengungkapkan penelusuran heuristik dan inventarisasi dokumen sejarah telah berjalan secara intensif, difokuskan pada pengumpulan data primer dan sekunder dari berbagai lembaga arsip domestik utama.

“Kami telah melakukan penelusuran jejak RM Margono di berbagai institusi arsip nasional, termasuk Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), KITLV Jakarta, hingga arsip historis BNI,” ungkapnya.

Menurut Titik, langkah ini dilakukan untuk menginventarisasi surat kabar sezaman, dokumen biografi ilmiah, serta catatan perjalanan RM Margono sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan. Penelusuran dokumen tidak berhenti di dalam negeri, melainkan dilanjutkan dengan riset arsip internasional dan verifikasi data lapangan di Madiun, Malang, Cilacap, hingga Banyumas. Lewat riset ini, Titik menargetkan tersusunnya rekonstruksi biografi yang utuh serta matriks kelayakan sesuai kriteria undang-undang, sebelum berkas diserahkan secara resmi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Serulingmas Mayjen TNI (Purn) Wuryanto menegaskan pentingnya akurasi dan objektivitas naskah akademik. Menurutnya, penilaian di tingkat daerah maupun kabupaten dengan pendampingan pakar harus dilakukan secara cermat, bukan asal-asalan.

“Naskah akademik penilaian di kabupaten dengan pendampingan tidak dilakukan penilaian yang seharusnya (asal-asalan). Harus benar-benar sahih dan teruji. Target kami adalah penyempurnaan naskah akademik ini selesai sebelum November,” ucap Wuryanto.(ant/iss/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 24 Agustus 2026
31o
Kurs