Nanang menjelaskan, sebagian korban yang telah ditemukan masih berada di sejumlah kapal penolong dan belum seluruhnya dipindahkan ke Banjarmasin. Sedikitnya empat kapal telah terkonfirmasi membawa korban, termasuk kapal-kapal Pertamina.
Para korban selanjutnya diarahkan menuju Dermaga Basirih, Banjarmasin. Namun, proses pemindahan korban antarkapal menghadapi kendala karena kondisi gelombang cukup tinggi.
“Yang memang saat ini untuk proses transfer korban dari satu kapal ke kapal lainnya memang agak sulit, karena memang gelombang cukup tinggi,” jelasnya.
Basarnas juga masih menelusuri kemungkinan adanya korban yang telah diselamatkan kapal nelayan, tetapi belum masuk dalam data resmi. Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan nelayan di wilayah Lamongan, Tuban, dan Gresik untuk mencari informasi tambahan mengenai korban.
“Kami juga dari Kantor Satuan Surabaya juga berkoordinasi dengan para nelayan di wilayah Lamongan, Tuban, Gresik seperti itu. Barangkali memang ada yang terbawa ke sana dari nelayan yang mungkin menemukan seperti itu,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

