Tim SAR turut menemukan sejumlah life raft dan life jacket dalam kondisi kosong. Berdasarkan informasi dari penumpang, sedikitnya dua life raft ditemukan tanpa korban di dalamnya.
Pada hari pertama dan kedua pencarian, tim SAR memprioritaskan penyisiran di permukaan laut dengan mempertimbangkan peluang korban untuk bertahan. Korban yang menggunakan life jacket diperkirakan masih memiliki peluang bertahan sekitar dua kali 24 jam, sedangkan korban yang berada di life raft atau perahu karet dapat bertahan lebih lama.
Basarnas juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas serta berkoordinasi dengan SROP, KSOP Tanjung Perak, wilayah Banjarmasin hingga Jepara untuk memperluas pencarian korban.
Kantor SAR Surabaya membuka posko pengaduan dan informasi di Tanjung Perak karena KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin.
Nanang mengatakan hingga kini tidak ada kendala berarti dalam operasi pencarian, meski proses pemindahan korban dari kapal penolong terkendala kondisi gelombang yang cukup tinggi. (ham/bil)

NOW ON AIR SSFM 100

