Menurut Indah, pemerintah akan melibatkan para tokoh adat dalam pembahasan revitalisasi agar upaya pemulihan kawasan tetap sesuai dengan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada,” kata Indah.
Kebakaran Dusun Adat Sade menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan salah satu destinasi budaya yang banyak dikunjungi wisatawan di Lombok.
Kampung adat tersebut dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian tradisi masyarakat Sasak.
Dusun Adat Sade telah ada sejak abad ke-16 dan tradisinya diwariskan hingga 15 generasi. Keberadaan rumah adat dan berbagai tradisi Sasak membuat kawasan tersebut menjadi salah satu tujuan wisata budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

NOW ON AIR SSFM 100

