Minggu, 18 Oktober 2026

Usai Sidak SPPG Kalitengah, Subandi Soroti Dapur Pengap dan Distribusi MBG Terlalu Lama

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Subandi Bupati Sidoarjo melakukan sidak di SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, yang memasok makanan untuk Ponpes Manbaul Hikam, Rabu (2/9/2026). Foto: Humas Pemkab Sidoarjo

Dari pengakuan karyawan SPPG itu, makanan mulai dikemas sekitar pukul 05.00 WIB. Tapi, makanan tersebut baru dikonsumsi penerima sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.

Menurutnya, jeda waktu itu terlalu lama karena makanan semestinya sudah dikonsumsi dalam waktu sekitar empat jam setelah proses pengemasan.

“Yang menjadi persoalan itu adalah pengawasan pendistribusian. Mestinya standarnya itu kan empat jam. Lah kalau empat jam, mulai packing jam lima ya ditambah empat jam setidaknya kan jam 10 sudah dikonsumsi kan. Lah ini (makanan) sampai (ke pondok) jam 1. makannya paling sekitar jam dua itu. Anak-anak mulai terjadi (keracunan) itu setelah mau jam lima, sampai magrib ini sudah anak-anak itu keracunan semua,” jelasnya.

Subandi mengatakan persoalan seperti ini perlu menjadi evaluasi serius dalam pelaksanaan MBG, terutama terkait manajemen waktu memasak, pengemasan, dan pendistribusian ke penerima manfaat.

Kalau insiden serupa terus terjadi, ia mengingatkan akan muncul penolakan terhadap program MBG dari sekolah maupun pondok pesantren selaku penerima.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
29o
Kurs