Minggu, 18 Oktober 2026

Usai Sidak SPPG Kalitengah, Subandi Soroti Dapur Pengap dan Distribusi MBG Terlalu Lama

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Subandi Bupati Sidoarjo melakukan sidak di SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, yang memasok makanan untuk Ponpes Manbaul Hikam, Rabu (2/9/2026). Foto: Humas Pemkab Sidoarjo

“Dengan adanya seperti ini harus ada koreksi. Jadi jangan sampai terjadi lagi. Kalau terjadi lagi, pasti nanti akan ada penolakan MBG yang diberikan ke sekolahan-sekolahan,” kata Subandi.

Adapun operasional SPPG Kalitengah pengirim MBG yang diduga kuat menyebabkan keracunan massal tersebut, saat ini telah dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Data hingga sore hari ini, jumlah korban keracunan MBG di Tanggulangin mencapai 567 orang. Sebanyak 457 pasien telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani observasi maupun perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Mayoritas korban berasal dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, yang menerima pasokan makanan dari SPPG Kalitengah. Subandi mengatakan pihak pondok untuk sementara belum berani lagi menerima MBG, karena kekhawatiran dari para santri dan walinya.

“Ndak, ndak ada pemerintah daerah menolak. Yang menolak adalah di pondok pesantren karena melihat santrinya ini hampir 400 lebih, hampir 500 lebih kena masalah seperti itu,” ungkapnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
29o
Kurs