Jumat, 21 Agustus 2026

Wali Kota Surabaya Minta Warga Laporkan Panti Asuhan Berkedok Rumah, Cegah Tindakan Asusila

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat diwawancarai awak media di Balai Kota Surabaya, Rabu (22/7/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta aarga melaporkan panti asuhan berkedok rumah, untuk mencegah tindakan asusila usai kasus pencabulan pengasuh panti terhadap penghuni remaja disabilitas.

Ia menyebut, sudah minta dinas sosial me-monitoring seluruh panti dan menutup yang tidak punya izin.

Eri minta warga melaporkan ke pemkot, jika ada panti asuhan di sekitarnya yang berkedok rumah.

“Saya juga balik lagi meminta tolong warga Surabaya ada panti yang berkedok rumah, kan, kita juga enggak tahu, nih. Kalau ada seperti ini tolong disampaikan karena hal seperti ini tidak diperbolehkan. Juga hal-hal yang lainnya untuk mencegah yang perbuatan-perbuatan asusila,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial Kota Surabaya sudah memanggil pemilik Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes, tempat pengasuh tersangka pencabulan terhadap penghuni remaja disabilitas kemarin, Kamis (20/8/2026).

Hasilnya, panti terbukti tidak memiliki izin dan data administrasi penghuninya, sehingga hari ini, Jumat (21/8/2026) Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes mencopot semua atribut panti dan memastikan tidak ada aktivitas penitipan dan pengasuhan. (lta/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 21 Agustus 2026
30o
Kurs