Kamis, 22 Oktober 2020

Pemerintah Putuskan Menunda Pelaksanaan PON XX di Papua

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Seorang warga mengamati maskot PON 2020 Papua yang bernama Drawa (kiri) dan Kangpo (kanan). Foto: Antara

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), memutuskan menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI, yang rencananya digelar di Papua, Oktober 2020.

Pesta olahraga terbesar tingkat nasional itu, diundur selama satu tahun. Kalau tidak ada halangan, PON dan Peparnas dilaksanakan Oktober 2021.

Keputusan tersebut disampaikan Zainuddin Amali Menpora pada Kamis (23/4/2020) siang, usai rapat kabinet terbatas dengan Joko Widodo Presiden dan jajaran menteri terkait.

Menpora menjelaskan, ada sejumlah alasan yang membuat pemerintah harus menunda pelaksanaan PON dan Peparnas tahun ini.

Pertama, proyek pembangunan venue belum selesai. Karena, bahan bangunan yang dibutuhkan habis, sementara distribusi bahan dari luar Papua terhambat akibat penutupan akses.

Selain itu, kata Menpora, tenaga kerja yang membangun sejumlah tempat pertandingan/perlombaan olahraga, berkurang karena sebagian berasal dari luar Papua.

Kemudian, faktor kesulitan mendapatkan peralatan olahraga. Sejumlah negara yang biasa memproduksi peralatan olahraga, terganggu karena ada pandemi Covid-19.

“Setelah mendengarkan laporan dari Menko PMK dan Menpora serta beberapa peserta rapat lainnya, akhirnya Bapak Presiden memutuskan pelaksanaan PON XX di Papua yang tadinya direncanakan pada bulan Oktober 2020 ditunda menjadi bulan Oktober tahun 2021,” kata Menpora di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Lebih lanjut, di masa wabah penyakit seperti sekarang, kesiapan kontingen daerah untuk prestasi, menurut Zainuddin, tidak bisa maksimal. Karena, para atlet cuma latihan mandiri untuk menjaga kebugaran fisik.

Menpora mengungkapkan, sebelumnya ada usulan dari pengurus cabang olahraga dan rekomendasi Komisi X DPR RI yang meminta pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI ditunda.

Dengan adanya penundaan selama setahun, Menpora optimistis berbagai persiapan seperti venue, tempat penginapan, peralatan serta kesiapan kontingen tiap daerah lebih matang.(rid/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan Menjelang Exit Tol Gunungsari arah Satelit

Macet di Tol Waru arah Satelit

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Surabaya
Kamis, 22 Oktober 2020
33o
Kurs