Rabu, 25 November 2020

UC Sportpreneur Academy Batch Kedua Kembali Diadakan

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Program UC Sportprenuere Academy yang diadakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya. Foto: Istimewa

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya kembali melaksanakan program UC Sportpreneur Academy yang kini sudah memasuki batch kedua setelah pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019 lalu.

Muhammad Ali Afandi Wakil Ketua Umum I KONI Jatim menyampaikan, program ini merupakan program andalan untuk memfasilitasi para atlet untuk mulai mempersiapkan dirinya untuk masa mendatang. Mengingat banyak atlet-atlet yang dulu pernah berprestasi namun hidupnya kurang sejahtera usai berhenti jadi atlet.

“Karena jadi atlet ini kan ada masa maksimal. Saya mantan atlet PON 2008 prestasi juara tiga di cabor Boling dan saat ini pivoting saya jadi pengusaha. Alhamdulillah keturutan sampai jadi Ketua KADIN Surabaya dan bagian dari KONI Jatim,” ungkap Andi dalam pembukaan UC Sportpreneur Academy Batch 2 secara virtual, Jumat (23/10/2020) pagi.

Permasalahan ekonomi ini, kata dia, menjadi sangat penting karena banyak kebutuhan baru yang harus dipenuhi dalam mensejahterakan keluarga. Apalagi, sekarang muncul dampak akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang sempat menghentikan semua kegiatan, termasuk pemasukan yang seret.

“Kedua, ini ada pandemi Covid, krisis dan resesi akan dihadapi gak bisa kita survive hanya jadi atlet saja tapi jadi pebisnis,” ujarnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net.

Selain itu, mantan Ketua HIPMI Jatim itu mengakatakan bahwa saat ini entrepreneureship adalah mindset bagaimana untuk berusaha secara mandiri tanpa harus menjadi karyawan yang ada batas waktunya. Dengan program ini, ia berharap muncul entreprenuere baru yang akan menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

“Saya juga sebagai Ketua Kadin Surabaya bersama dengan pengusaha yang ada siap berkoordinasi untuk membantu memfasilitasi program ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Prof Christina Whidya Utami Dekan Fakultas dan Managemen Universitas Ciputra mengaku senang masih mendapat kepercayaan untuk bersama-sama mencetak atlet yang akan menjadi entrepreneurship.

“Kita benar-benar menjalankan profesionalitas kita pada gelaran pertama, hasil evaluasi kita sampaikan sehingga program kedua benar-benar bisa menjawab hal-hal dari batch pertama,” ujarnya.

Dalam batch kedua ini, Whidya mengatakan, medatangkan figure-figur handal dalam dunia entreprenuereship dan beberapa fasilitator dari luar. Paling penting juga telah disiapkan sertifikasi bisnis yang akan dikembangkan.

“Kemudian ada program mensuport modal awal, jadi kita dapat kesempatan dari KONI ada dana yang bisa share untuk running bisnis mereka yang akan kita evaluasi pemanfaatannya dan pendistribusiannya,” ujarnya.

Ia berharap, dalam batch dua ini lebih berdampak masif, berkelanjutan, jangka panjang. Sehingga sesuai harapan pendiri Ciputra, Ir Ciputra, jadi visi bersama menghasilkan entrepreneur sejati.(tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
28o
Kurs