Senin, 17 Januari 2022

Pelatih dan Pesepak Bola Muda Surabaya Dapat Pelatihan dari Tranmere Rovers FC Liverpool

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dalam Pembukaan program pembinaan sepak bola bekerja sama dengan Kota Liverpool, Rabu (7/10/2021) Foto: Humas Pemkot

Pesepak bola muda berbakat serta ratusan guru olahraga SD-SMP dan pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di Surabaya, bakal menerima pelatihan pengembangan dari Tranmere Rovers FC (TRFC), Liverpool, Inggris.

Pelatihan yang akan digelar selama enam minggu ke depan secara hybrid ini, merupakan salah satu bentuk kerjasama Sister City di bidang olahraga antara Surabaya – Liverpool.

Acara pembukaan pelatihan ini, dihadiri secara virtual oleh Owen Jenkins Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Desra Percaya Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Inggris, dan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, Rabu (6/10/2021).

Dalam sambutannya, Owen Jenkins mengatakan, bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang dimengerti oleh jutaan orang di seluruh dunia. Ketika sepak bola menyatukan dunia, semua orang menang.

“Hari ini adalah momen yang membanggakan bagi Liverpool dan Pemerintah Kota Surabaya, dimana mereka akan melaksanakan program menarik yang dapat meningkatkan hubungan antar masyarakat,” kata Owen Jenkins.

Ia juga menyampaikan, bahwa kemitraan Sister City, melalui kerja keras tim di Pemkot Surabaya, Dewan Kota Liverpool dan Kedutaan Besar Inggris Jakarta, telah menghasilkan inisiatif dan proyek hebat yang akan terus berkembang.

“Saya mengucapkan selamat kepada kedua kota atas kelanjutan kemitraan-kemitraan yang visioner dan berharap langkah mereka akan menginspirasi daerah lain untuk membangun kerjasama antar kota dengan Inggris, untuk masa depan yang lebih baik bagi kedua negara,” ujarnya.

Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Tranmere Rovers FC dan Kota Liverpool yang telah memberikan pelatihan kepada pemuda dan guru olahraga di Surabaya, baik itu tentang sains dan teknik sepak bola. Melalui pelatihan yang diberikan, ia yakin Surabaya akan memiliki talenta sepak bola kelas dunia di masa depan.

“Semoga inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga Surabaya dapat menghasilkan pemain sepak bola internasional, dengan bimbingan dari Merseyside. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak. Sukses selalu untuk kita semua,” kata  Eri.

Ia mengungkapkan, bahwa kerjasama dalam program pengembangan sepak bola antara Liverpool-Surabaya merupakan kali yang kedua. Sebab pada tahun 2018, beberapa pesepak bola muda berbakat asal Surabaya termasuk Supriyadi, berkesempatan mengikuti kamp sepak bola elit di kompleks pelatihan profesional Tranmere Rovers, Liverpool.

Bahkan, pada tahun 2020, para pelatih TRFC juga sempat berkunjung ke Surabaya untuk memberikan pelatihan bagi para pemuda Surabaya berbakat lainnya.

“Ini adalah kebahagiaan buat saya sebagai Wali Kota Surabaya. Karena kedekatan Surabaya dengan Liverpool terus terjaga. Tidak hanya dalam satu bidang sepak bola, tapi dalam berbagai hal. Semoga Sister City bisa terus berlanjut dan ini bisa menjadi semangat bagi kami Surabaya untuk menciptakan talenta-talenta sepak bola yang lebih hebat lagi,” katanya.

Meski nantinya pembinaan yang berlangsung selama enam minggu dilakukan secara hybrid, Eri meyakini, pelatihan itu dapat berjalan maksimal. Bahkan, ia mengaku optimis akan semakin banyak muncul bibit-bibit pesepak bola berbakat dan hebat dari Kota Pahlawan.

“Semoga yang diberikan oleh Liverpool kepada Surabaya akan memberikan dampak yang luar biasa, terima kasih. Apa yang diberikan ke Kota Surabaya akan menjadi kenangan indah, saya yakin akan muncul pelatih-pelatih atau pemain-pemain hebat,” tuturnya.

Eri Cahyadi  juga berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar tidak perlu sungkan dan ragu untuk bertanya. Sebab, saat ini mereka sedang bertemu dengan orang-orang profesional dari Liverpool yang ahli di bidang sepak bola.

“Saya berharap semua teman-teman yang mengikuti pelatihan ini jangan pernah segan untuk bertanya. Karena kita bertemu dengan orang-orang, dengan pelatih-pelatih hebat,” pesan dia.

Sementara itu, Mark Palios Ketua Tranmere Rovers FC,  menambahkan, bahwa Tranmere Rovers FC memiliki banyak pengalaman di Asia dan mempunyai hubungan dua arah yang sudah terjalin baik dengan Indonesia, yang dimulai di Surabaya. Ia pun mengaku senang dapat memulai kembali program pengembangan sepak bola TRFC dengan Kota Surabaya.

“Cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui pendidikan bagi para pelatih. Hal ini berarti pembinaan menggunakan model four-corner FA Inggris yang telah terbukti keberhasilannya, dapat terus diajarkan kepada para pemain muda dan berbakat di Surabaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, saat penandatanganan nota kesepahaman antara kedua Sister City yang berlangsung di Surabaya pada 19 Maret 2018, sepak bola menjadi bidang utama kerjasama. Sebagai hasil dari nota kesepahaman itu, beberapa program sepak bola telah dilaksanakan melalui Tranmere Rovers Football Club, yang berbasis di Wirral, Merseyside.

Namun, program pengembangan sepak bola kemudian ditunda setelah Covid-19 melanda dunia. Kini, Tranmere menghadirkan kembali program pengembangan sepak bola hybrid baru yang akan berlangsung di tengah pandemi.

Pelatihan ini dengan seminar pendidikan online untuk para pelatih yang diadakan mulai 6 Oktober 2021 hingga enam minggu ke depan. Program ini akan diikuti oleh pelatihan in-house di Surabaya yang dipandu oleh pelatih akademi internasional TRFC, dan kamp pelatihan elit di Liverpool untuk U13-15 tahun Surabaya yang terpilih pada tahun 2022. (man/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Senin, 17 Januari 2022
27o
Kurs