Kota Surabaya akan memiliki wakil di kompetisi Championship 2026/2027. Klub tersebut adalah de Red FC yang akan bermarkas di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.
De Red FC merupakan transformasi dari Dejan FC, klub yang sebelumnya bermarkas di Depok. Manajemen kemudian membawa klub tersebut ke Surabaya dan menjadikan Kota Pahlawan sebagai home base untuk mengarungi kompetisi Championship musim 2026/2027.
Klub yang disebut memiliki afiliasi dengan PDI Perjuangan ini telah mempersiapkan skuad dan fasilitas untuk menghadapi kompetisi. Persiapan tim disebut telah dilakukan sejak Juli 2026, termasuk pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta.
Daniel Rohi CEO de Red FC mengatakan, seluruh kebutuhan tim telah dipersiapkan agar timnya siap mengarungi kompetisi Championship 2026/2027.
“Kami dari manajemen de Red FC telah mempersiapkan segala fasilitas untuk de Red FC siap bermain di Liga 2. Rekrutan pemain sudah tuntas semua, latihan rutin sudah dilaksanakan sejak bulan Juli yang lalu dan kemarin teman-teman sudah berangkat ke Yogyakarta untuk try out selama satu bulan sampai awal September dan kami siap tanggal 12 September akan mengikuti kickoff pekan pertama,” kata Daniel.
Di sektor kepelatihan, de Red FC menunjuk Aji Santoso sebagai head coach. Aji bukan nama asing bagi sepak bola Surabaya karena pernah menjadi pemain, kapten tim, sekaligus pelatih Persebaya Surabaya.
“Coach Aji Santoso adalah head coach de Red FC. Kami berharap bahwa de Red FC juga satu waktu akan menjadi tim sepak bola kebanggaan warga Surabaya selain Persebaya,” ujar Daniel.
Untuk komposisi pemain, Daniel menyebut seluruh kebutuhan skuad telah dipenuhi. De Red FC juga telah merekrut dua pemain asing untuk memperkuat tim pada musim kompetisi mendatang.
“Kami sudah punya pemain sesuai kualifikasi. Dan kami dari manajemen percaya penuh kepada coach Aji dan tim untuk menentukan komposisi pemain de Red FC,” katanya.
Meski demikian, manajemen tidak memasang target yang terlalu spesifik terkait posisi akhir tim. De Red FC ditargetkan mampu menjadi klub yang diperhitungkan dalam persaingan Championship 2026/2027.
“Ya, kami berharap supaya kita bisa menjadi tim yang diperhitungkan. Masalah menang itu takdir,” kata Daniel. (saf/ipg)









