Jumat, 7 Agustus 2026

FIFA Minta Maaf soal Rencana Penjualan Saham Komersial Piala Dunia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Gianni Infantino Presiden FIFA. Foto: Reuters

Badan sepak bola dunia FIFA menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan penanganan rencana penjualan saham komersial Piala Dunia. Meski demikian, jajaran FIFA tetap menegaskan dukungan penuh terhadap Gianni Infantino Presiden FIFA.

“Kesalahan yang dibuat telah diakui, dan prosesnya, seharusnya ditangani secara berbeda,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya seperti dikutip ESPN, Kamis (6/8/2026).

Isu itu sebelumnya mengemuka setelah Infantino mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Lewat skema itu, FIFA berencana menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia senilai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp360 triliun kepada investor.

Tapi, rencana itu akhirnya batal setelah diprotes keras banyak pihak. Terkait gelombang penolakan ini, FIFA menyebut surat permohonan maaf telah dikirimkan kepada Dewan FIFA dan asosiasi anggota. Langkah itu untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Meski meminta maaf, FIFA menegaskan tidak akan menoleransi serangan terhadap integritas, tata kelola, dan proses hukum organisasi.

“FIFA tidak akan lagi mentolerir serangan apa pun terhadap integritas, tata kelola yang baik, dan proses hukumnya, serta akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga nama baik serta reputasinya,” tulis FIFA.

Gelombang penolakan terhadap kepemimpinan Infantino sendiri datang dari sejumlah pemangku kepentingan sepak bola internasional. Asosiasi Liga Sepak Bola Eropa (UEFA) bahkan menuntut reformasi tata kelola secara menyeluruh.

“Kini, lebih dari sebelumnya, FIFA membutuhkan reformasi tata kelola yang memastikan bahwa semua pemangku kepentingan terkait memiliki peran formal dalam keputusan yang menentukan masa depan olahraga kita,” tulis UEFA dalam keterangannya.

Kritik juga datang dari pejabat pemerintahan negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Mark Carney Perdana Menteri Kanada secara terbuka menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.“Tentu saja, saya tidak memiliki kepercayaan terhadap Tuan Infantino,” kata Carney.

Selain penolakan dari UEFA dan Concacaf, dinamika juga terjadi di internal FIFA. Carlos Cordeiro penasihat senior FIFA mengundurkan diri, sementara Arsene Wenger Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA menarik diri dari rencana FFE tersebut. (bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 7 Agustus 2026
32o
Kurs