Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Upaya tersebut diwujudkan melalui event lari bertajuk Unesa Medic Run 2026 yang digelar di Kampus 2 Unesa, Lidah Wetan pada Minggu (30/8/2026).
Mengusung tema “Run for Health, Run for Humanity”, kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-3 FK Unesa itu diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Endang Sri Wahjuni Dekan FK Unesa mengatakan, olahraga lari dipilih sebagai salah satu sarana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Menurutnya, menjaga kebugaran tidak cukup dilakukan sesekali. Aktivitas fisik perlu dibangun menjadi kebiasaan agar dapat mendukung kualitas hidup masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan,” ujar Endang dalam keterangan resminya.
Event ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan sivitas akademika dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga bersama.
Selain mendorong aktivitas fisik, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.
Nurhasan Rektor Unesa mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan event lari ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat menggabungkan olahraga, pendidikan, dan pengembangan layanan dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini dapat memperkuat peran kampus dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” jelasnya Cak Hasan, sapaan akrabnya.
Dukungan juga datang dari Eduart Wolok Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Ia menilai kegiatan olahraga yang digelar perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata kampus dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat.
Perguruan tinggi, menurut Eduart, perlu terus menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan yang inovatif dan aplikatif. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

