Menurut Aries, pemetaan atlet secara terukur diperlukan karena persaingan bridge di tingkat nasional cukup ketat.
Sejumlah daerah, seperti Sulawesi Utara dan DKI Jakarta, menjadi pesaing yang perlu diperhitungkan dalam upaya meningkatkan prestasi Jawa Timur.
Selain pemetaan kekuatan atlet, GABSI Jatim juga akan menata agenda pertandingan agar proses pembinaan berjalan efektif.
Langkah ini dinilai penting di tengah padatnya kalender kejuaraan dan persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.
Aries menegaskan, frekuensi pertandingan perlu diimbangi dengan kualitas kompetisi dan kesiapan atlet. Pengaturan jadwal diharapkan mencegah agenda kejuaraan saling bertumpuk sekaligus menjaga kondisi atlet agar tidak mengalami kelelahan berlebih.
NOW ON AIR SSFM 100

