Italia menolak usulan Amerika Serikat (AS) untuk mengganti Iran di gelaran Piala Dunia 2026.
Luciano Buonfiglio Presiden Komite Olimpiade Italia mengatakan bahwa laporan mengenai usulan penggantian Iran dengan negaranya di Piala Dunia merupakan hal yang menyinggung.
Melansir Antara, pada Jumat (24/4/2026), Luciano Buonfiglio menegaskan bahwa kesempatan untuk lolos ke Piala Dunia harus diraih.
Usulan tersebut mencuat, setelah sempat muncul kabar bahwa Iran tidak mau bergabung dalam Piala Dunia yang akan digelar di Amerika mulai Juni 2026 mendatang. Di saat yang sama, Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina.
Sebelumnya, Kedutaan Besar Iran di Italia menyatakan bahwa Amerika Serikat menunjukkan “kebangkrutan moral” dalam menanggapi laporan mengenai kemungkinan tim nasional Italia menggantikan Iran di ajang Piala Dunia.
“Sepak bola adalah milik rakyat, bukan politisi. Italia telah mencapai kejayaan di lapangan, bukan berkat keuntungan politik. Upaya untuk mengecualikan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan ‘kebangkrutan moral’ Amerika Serikat, yang bahkan takut akan kehadiran 11 pemain muda Iran di lapangan,” demikian kata kedutaan pada Kamis (23/4/2026).
Seperti diketahui sebelumnya, menurut laporan dari surat kabar Financial Times, Paolo Zampolli Utusan khusus AS untuk kemitraan global mengusulkan agar Iran dapat digantikan dengan Italia di Piala dunia mendatang.
Surat kabar tersebut melaporkan bahwa Donald Trump Presiden AS sedang mengejar diplomasi sepak bola untuk memulihkan hubungan dengan Italia setelah konflik terkait pangkalan militer dan kritiknya terhadap Paus Leo XIV.(ant/ris/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
