Totok Dwi Hariyono Ketua PGA ITS Jatim sekaligus Ketua Panitia Jotosen Metafora Golf Tournament 2026 mengatakan, turnamen tahun ini juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan pegolf junior yang berpotensi menjadi atlet andalan Jawa Timur.
Menurut dia, kompetisi junior dalam Suroboyo Wani Series #4 menjadi salah satu ruang bagi atlet muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding. Ajang tersebut juga telah terdaftar dalam World Amateur Golf Ranking (WAGR).
“Jotosen memiliki komitmen untuk melakukan regenerasi atlet-atlet junior yang sudah disiapkan secara berjenjang. Harapannya, dari kompetisi ini menjadi ruang pembinaan bagi atlet golf potensial, menambah pengalaman bertanding, dan mencetak atlet-atlet golf yang berprestasi di tingkat nasional,” ujar Totok di Surabaya pada Selasa (3/11/2026).
Totok menjelaskan, sejumlah pegolf junior yang mengikuti kompetisi ini memiliki peluang untuk memperkuat kontingen Jawa Timur pada PON XXII/2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu hal menarik dalam kategori junior tahun ini adalah keikutsertaan pegolf dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Golf ITS yang sebelumnya menorehkan prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari regenerasi atlet golf Jawa Timur untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.
NOW ON AIR SSFM 100

