Minggu, 10 Mei 2026

Kejuaraan Floorball Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2027

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pertandingan SFC vs Blackhorse pada ajang Piala Wali Kota cabor floorball di Gelora Pancasila, Surabaya, Minggu (10/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2026 cabor floorball dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2027.

Rizky Samsul Abidin Ketua Pelaksana kejuaraan Piala Wali Kota cabor floorball, menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan atlet yang diproyeksikan pada ajang Porprov mendatang.

“Ajang Piala Wali Kota tahun ini juga kita gunakan untuk mempersiapkan atlet-atlet yang akan kita turunkan pada Porprov 2027. Dari tim putra dan putri sudah kita masukkan untuk menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov tahun depan,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Para atlet SFC dan Blackhorse seusai melaksanalan pertandingan floorball pada ajang Piala Wali Kota di Gelora Pancasila, Surabaya, Minggu (10/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Kejuaraan ini diikuti 100 hingga 400 atlet yang tergabung dalam 50 tim. Para peserta berasal dari berbagai kelompok umur, mulai dari Kelompok Umur (KU) 12, KU 15, KU 18, hingga kategori umum.

“Untuk jumlah atlet tahun ini sekitar 100 sampai 400-an atlet, karena di tahun ini kita jumlah timnya itu sekitar sampai 50 tim, dari mulai Kelompok Umur (KU) 12, Kelompok Umur 15, dan Kelompok Umur 18. Kita juga membuka untuk kategori umum,” ungkapnya.

Menurut Rizky, melalui kompetisi ini diharapkan kualitas atlet dapat meningkat sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi, khususnya bagi atlet muda di Surabaya.

“Dengan digelarnya kompetisi seperti ini, ini (diharapkan) akan menumbuhkan semangat berkompetisi para atlet, khususnya di Surabaya,” bebernya.

Ia juga menambahkan bahwa pada Porprov 2027 mendatang, cabang olahraga floorball sendiri menargetkan untuk meraih dua medali emas.

Ia menyebutkan bahwa sejumlah atlet potensial telah terpantau melalui proses seleksi yang dilakukan sebelumnya di kalangan pelajar Surabaya. Dalam kejuaraan ini, para atlet diturunkan untuk bertanding agar lebih terbiasa menghadapi pertandingan secara langsung.

“Kemarin kita sudah melakukan seleksi dari beberapa pelajar yang ada di Surabaya. Dan kemarin juga sudah kita saring, dan di ajang Piala Wali Kota kali ini kita turunkan mereka, kita coba mereka agar mereka lebih terbiasa dengan kompetisi seperti ini supaya tidak kaget,” jelasnya.

Untuk pembinaan lanjutan, atlet yang terpilih nantinya akan mengikuti program Pusat Latihan Cabang (Puslacab). Program itu mencakup latihan intensif yang disusun oleh tim pelatih, termasuk pengaturan pola latihan dan aspek gizi atlet sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov.

“Nanti kami tim pelatih akan membuat program latihan, ya dari segi gizi dan lain sebagainya akan kita susun. Nanti kita kumpulkan di yang namanya Puslacab, itu kita susun sedemikian rupa untuk persiapan atlet di Porprov tahun depan.”

Rizky berharap perkembangan olahraga floorball di Surabaya terus meningkat. Sejak mulai dikenal di Indonesia sekitar tahun 2012, olahraga ini perlahan berkembang, terutama di lingkungan sekolah.

“Sekarang di Surabaya sudah banyak sekolah yang mengenal floorball, dari kelompok umur 12 hingga 18 tahun. Harapannya olahraga ini terus berkembang dan mampu memberikan prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” tuturnya. (rzl/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 10 Mei 2026
34o
Kurs