Untuk kategori Tarung Bebas Putra, tujuh atlet yang lolos yakni Rehan Nova Yodianto dari SMKN 1 Kota Kediri, Alviano Fina dari SMAN 22 Kota Surabaya, Akbar Indera Saputra dari SMAN 15 Kota Surabaya, M. Tegar Nata Samudra N. dari SMAN 1 Lamongan, Moch. Erico Ilham dari SMA IPIEMS Kota Surabaya, Ahmad Reza Prawira dari SMAN 13 Kota Surabaya, dan Ramadani Putra Ardiansah dari SMAN 2 Situbondo.
Sementara itu, empat atlet Tarung Bebas Putri yang lolos adalah Ermita Athma Hafsari dari SMAN 3 Jombang, Keisha Pralita Subiantoro dari SMAN 1 Sooko Mojokerto, Diandra Putri Ramadhina dari SMAN 3 Kota Malang, dan Carrisa Putri Lesmana dari SMKN 6 Kota Surabaya.
Enam atlet lainnya lolos pada nomor Seni Gerak. Mereka adalah Naufal Hernando dari SMKN 1 Pungging, Gadis Dzakiya Rafifah dari SMAN 1 Krian, Vicky Vendi Kurniawan dari SMPN 5 Kota Malang, Wahyu Muhammad A. dari SMPN 21 Kota Malang, Callysta Nareswari N. dari SMAN 22 Kota Surabaya, serta Faridaba Syahlanova A. dari SMAN 8 Kota Surabaya.
Setelah seleksi, Pengprov KODRAT Jatim mulai menggelar pemusatan latihan daerah (pelatda) sejak 12 Agustus 2026 di Surabaya. Pelatda menjadi tahap persiapan untuk meningkatkan kondisi fisik, teknik, mental, dan kekompakan atlet sebelum menghadapi persaingan nasional.
“Seleksi atlet menjadi tahap awal untuk memastikan kontingen Jawa Timur diisi para petarung tarung derajat muda yang memiliki kemampuan dan prestasi terbaik. Dalam pertandingan ini kami batasi dengan kuota 120 atlet dari seluruh kelas tanding,” jelas Erwin.

NOW ON AIR SSFM 100

