Kadek Hendrawan Palgunadi pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengingatkan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan hingga dua minggu ke depan.
Hal itu ditekankan setelah gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT. Kemudian, dalam waktu yang berdekatan, gempa dengan magnitudo di atas 6 juga terjadi di wilayah Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah.
Peneliti Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS itu mengatakan, kemunculan sejumlah gempa dalam waktu berdekatan tidak serta-merta menunjukkan ketiganya saling berkaitan.
Menurut Kadek, Indonesia berada di kawasan tektonik yang kompleks dan dilintasi berbagai sesar aktif, sehingga membuat gempa bumi relatif sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
“Namun, gempa bumi yang terjadi secara beruntun bisa juga terjadi secara kebetulan,” katanya, Selasa (18/8/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

