Max Verstappen memastikan masa depannya bersama Red Bull Racing. Juara dunia Formula 1 empat kali itu resmi memperpanjang kontraknya hingga akhir musim 2030.
Kabar ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan dirinya meninggalkan tim yang telah membesarkan kariernya.
Kesepakatan baru tersebut diumumkan Red Bull pada Kamis (20/8/2026), hanya beberapa hari sebelum Verstappen tampil di Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort.
Sebelumnya, kontrak Verstappen sebenarnya masih berlaku hingga 2028, tetapi performa Red Bull yang menurun pada musim 2026 memunculkan rumor mengenai kemungkinan kepindahan sang pembalap.
Sejumlah tim sempat dikaitkan dengan Verstappen, termasuk Mercedes dan McLaren. Namun, pembalap asal Belanda itu akhirnya memilih melanjutkan perjalanan bersama Red Bull hingga 2030.
Verstappen bergabung dengan Red Bull pada 2016 setelah mendapat promosi dari Toro Rosso di tengah musim.
Sejak itu, ia menjelma menjadi salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah tim dengan 71 kemenangan Grand Prix dan empat gelar juara dunia yang diraih secara beruntun pada 2021 hingga 2024.
Musim 2026 menjadi periode yang lebih sulit bagi Verstappen dan Red Bull. Perubahan regulasi teknis membuat tim tersebut kehilangan posisi dominan.
Hingga saat ini, Verstappen belum meraih kemenangan pada musim 2026 dan berada di posisi keenam klasemen pembalap, tertinggal 110 poin dari pemuncak klasemen Kimi Antonelli. Red Bull sendiri berada di posisi keempat klasemen konstruktor.
Kondisi tersebut sebelumnya memicu spekulasi bahwa Verstappen dapat mengaktifkan klausul tertentu dalam kontraknya dan meninggalkan Red Bull lebih awal.
Namun, pengumuman kontrak baru kini memastikan pembalap berusia 28 tahun itu tetap menjadi bagian penting dari proyek Red Bull dalam jangka panjang.
Verstappen mengatakan keputusan memperpanjang kontrak didorong oleh kepercayaan terhadap orang-orang di dalam tim serta keyakinannya terhadap rencana Red Bull untuk kembali ke papan atas.
“Saya sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini. Kami memiliki orang-orang terbaik dan saya bersemangat untuk terus bekerja sama dengan semua orang untuk kembali ke puncak,” kata Verstappen dalam pernyataan resmi Red Bull.
Ia menegaskan target utama tim tidak berubah, yakni kembali memenangi balapan dan bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
“Saya selalu mengatakannya: tim ini seperti keluarga kedua bagi saya dan saya merasa sangat betah. Saya datang ke tim ini dengan harapan bisa memenangi balapan. Apa yang kemudian kami capai bersama sungguh luar biasa, dan kami telah berbagi banyak momen luar biasa serta memenangi empat Kejuaraan Dunia,” ujarnya.
Verstappen juga menyambut positif kerja sama dengan Laurent Mekies Team Principal Red Bull. Menurutnya, Mekies memiliki visi yang jelas mengenai arah masa depan tim.
“Saya melihat visi yang jelas yang dia miliki untuk tim. Semua orang di Milton Keynes percaya pada apa yang sedang kami bangun dan saya menantikan babak berikutnya, berjuang untuk lebih banyak kemenangan dan bersaing memperebutkan kejuaraan,” kata Verstappen.
Mekies, yang dipercaya menjadi Team Principal Red Bull sejak Juli 2025, menyebut mempertahankan Verstappen sebagai kabar besar bagi tim dan Formula 1.
“Memiliki Max untuk terus bersama kami dan mempertahankan pembalap terbaik di grid adalah berita fantastis bagi semua orang di Red Bull, Oracle Red Bull Racing, serta Formula 1 dan olahraga motor secara keseluruhan,” ujar Mekies.
Menurut Mekies, hubungan Verstappen dan Red Bull telah berkembang menjadi salah satu kemitraan paling sukses dalam sejarah olahraga tersebut.
Ia menilai Verstappen memiliki peran penting dalam perjalanan Red Bull, mulai dari keberhasilan meraih gelar hingga menghadapi periode sulit seperti musim 2026.
“Keputusan untuk melanjutkan perjalanan bersama ini berakar pada kepercayaan yang telah dibangun Max dan tim selama bertahun-tahun, serta keyakinan Max terhadap orang-orang, budaya, dan visi kami untuk masa depan,” kata Mekies. (saf/ham)









