“Dia benar-benar hidup untuk pertandingan. Pergerakan bolanya sangat bagus, fisiknya kuat, dan dia memaksa lawannya bermain habis-habisan. Dia sangat kompetitif,” kata Orbaiz.
Sifat kompetitif tersebut bahkan terlihat dalam pertandingan sepak bola tenis yang kerap dimainkan para mantan pemain Athletic Club melawan eks pemain Deportivo La Coruna.
“Dia selalu bersemangat, memprotes setiap keputusan sambil berteriak, ‘Out! In! Di garis!'” kenang Orbaiz.
Meski kini berdiri di sisi yang berbeda, para mantan rekan mereka mengaku bangga melihat De la Fuente dan Scaloni sukses membawa negaranya ke partai puncak Piala Dunia.
“Mereka adalah orang-orang yang membuat semua orang ikut senang ketika berhasil. Sangat luar biasa melihat mereka tetap menjadi pribadi yang rendah hati di tengah semua pencapaian yang diraih,” ujar Orbaiz. (saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

