Menurut Prabowo, perbandingan itu bukan untuk mencari kesalahan atau menyalahkan pihak tertentu. Ia justru mendorong bangsa Indonesia melakukan introspeksi dan mencari akar persoalan.
“Saya bilang jangan mengeluh, jangan mencari kambing hitam, karena itu tidak akan membantu. Sekarang belajar bagaimana kenapa kok bisa negara itu masuk. Apa yang dilakukan? Pelatihnya dari mana? Guru-gurunya dari mana? Jadi kita cari penyebabnya apa. Baru kita harus berani berbuat,” katanya.
Prabowo mengatakan dirinya ingin membangun budaya yang berlandaskan fakta dan realitas dalam menghadapi berbagai persoalan nasional. Menurutnya, keberanian mengevaluasi kekurangan menjadi langkah awal untuk menemukan solusi yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh penguasaan sains dan teknologi. Karena itu, ia mengajak para periset BRIN terus berkontribusi melalui riset dan inovasi untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan nasional.
“Pembangunan suatu bangsa itu ditentukan oleh apakah bangsa itu mampu menguasai sains dan teknologi atau tidak. Jadi bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi, bangsa itu akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sain dan teknologi. Ini adalah fakta dan kenyataan,” kata Prabowo.

NOW ON AIR SSFM 100

