Minggu, 9 Agustus 2026

Pemprov DKI Siapkan JIS Jadi Markas Utama Persija Jakarta

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Persebaya Surabaya menghadapi Persija Jakarta dalam laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (26/7/2026) malam. Foto: Media Persebaya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang utama Persija.

Pramono Anung Gubernur DKI Jakarta mengatakan, berbagai persiapan dilakukan agar stadion di Jakarta Utara tersebut dapat sepenuhnya digunakan Persija untuk menjalani pertandingan kandang.

“Pemerintah DKI secara sungguh-sungguh juga mempersiapkan Stadion Jakarta International Stadium atau JIS menjadi kandang utama atau kandangnya Persija,” kata Pramono di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).

Menurut Pramono, persiapan JIS sebagai markas Persija tidak hanya menyangkut kesiapan stadion. Pemprov DKI juga memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan penonton, akses transportasi, hingga pengaturan berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan stadion.

Salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah benturan jadwal pertandingan Persija dengan agenda lain di JIS, terutama konser musik.

Pramono mengaku rutin berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait Persija, termasuk kelompok pendukung klub, untuk membahas pengaturan penggunaan stadion.

Jika Persija akan menjalani pertandingan penting, jadwal kegiatan lain di JIS perlu dikoordinasikan agar tidak mengganggu penyelenggaraan pertandingan.

Pemprov DKI bersama pihak terkait akan duduk bersama untuk menyusun pengaturan tersebut sehingga JIS dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai kandang Persija.

“Dan untuk itu, seperti Saudara-saudara ketahui sekarang ini konektivitas untuk ke JIS sudah jauh lebih baik,” ujar Pramono dilansir dari Antara.

Akses menuju JIS menjadi salah satu fokus Pemprov DKI. Pemerintah terus meningkatkan konektivitas agar masyarakat lebih mudah menuju stadion, terutama ketika pertandingan Persija berlangsung.

Saat ini, akses transportasi menuju kawasan JIS juga didukung layanan kereta rel listrik (KRL) yang berhenti di sekitar stadion. Namun, Pramono menyebut fasilitas tersebut masih memiliki satu peron.

Pemprov DKI berupaya mengembangkan fasilitas itu menjadi dua peron dalam waktu dekat untuk meningkatkan kapasitas dan kenyamanan akses penonton.

Selain transportasi umum, persoalan parkir juga menjadi perhatian. Pemprov DKI mendorong penonton untuk memanfaatkan area parkir di Ancol sehingga kendaraan tidak perlu dipaksakan masuk ke kawasan JIS.

Penonton nantinya dapat meninggalkan kendaraan di Ancol dan melanjutkan perjalanan menuju JIS dengan memanfaatkan konektivitas transportasi yang tersedia.

“Parkirnya lebih baik ada di Ancol dan hanya dikenakan tarif parkir untuk nonton pertandingan itu,” ucap Pramono.

Ia berharap skema tersebut dapat membuat penonton lebih nyaman sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar JIS saat pertandingan berlangsung.

Pramono juga telah meminta pengelola JIS dan Ancol mengoptimalkan skema parkir tersebut agar masyarakat memiliki alternatif yang praktis ketika menyaksikan pertandingan Persija.

“Saya sudah minta, baik kepada JIS maupun kepada Ancol untuk itu yang diperlakukan. Sehingga orang betul-betul akan memanfaatkan parkir di Ancol semaksimal mungkin,” katanya. (ant/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2026
27o
Kurs