“Sejak kami bergabung dan mulai menjalani program dari staf pelatih, termasuk berbagai tes bersama Persebaya Academy, kami sudah berkembang sangat banyak. Kami terus memperbaiki diri agar siap menghadapi awal musim,” jelas Rivera.
Kepercayaan diri yang tumbuh setelah menjadi juara juga tak membuat Rivera dan rekan-rekannya boleh berpuas diri. Menurut pemain asal Meksiko tersebut, tantangan terbesar justru menanti ketika Super League 2026/27 dimulai.
Perjalanan kompetisi liga akan jauh lebih panjang sehingga konsistensi menjadi faktor penting. Persebaya harus mampu mempertahankan performa dan memperbaiki berbagai aspek permainan agar target musim depan dapat tercapai.
Rivera sendiri menutup Piala Presiden 2026 dengan catatan istimewa. Selain membantu Persebaya meraih gelar juara, pemain berusia 31 tahun itu dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Ia mencatatkan 398 menit bermain dari tiga pertandingan fase grup hingga partai final. Perannya sebagai penghubung lini tengah dan lini depan menjadi salah satu faktor penting dalam permainan Persebaya sepanjang turnamen.

NOW ON AIR SSFM 100

