Persebaya Surabaya mengamankan tiga poin setelah mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026).
Meski demikian, Bernardo Tavares nakhoda Bajul Ijo menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama dalam penyelesaian akhir.
Tavares mengakui pertandingan lawan PSIM berlangsung intens. Menurutnya, Persebaya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, termasuk melalui situasi bola mati, tetapi efektivitas di depan gawang masih perlu ditingkatkan.
“Seperti yang kita lihat, pertandingan berjalan sangat intens dan kedua tim bermain dengan baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak situasi untuk mencetak gol, dan mendapatkan beberapa kesempatan dari bola mati. Namun, masih ada beberapa peluang yang seharusnya bisa kami selesaikan dengan lebih baik,” ujar Tavares.
Persebaya sebenarnya mendapat keuntungan jumlah pemain sejak menit ke-49. PSIM harus bermain dengan sepuluh pemain setelah salah seorang pemainnya mendapat kartu merah akibat pelanggaran terhadap Toni Firmansyah.
Keunggulan jumlah pemain belum langsung membuat Persebaya mampu mencetak gol. PSIM tetap memberikan perlawanan hingga akhirnya Alex Martins memecah kebuntuan pada menit ke-81.
Bagi Tavares, kemenangan itu tetap menjadi hasil positif, terlebih laga kontra PSIM merupakan pertandingan kandang pertama Persebaya di Super League musim ini. Meski begitu, dia menegaskan tim tidak boleh berhenti melakukan evaluasi.
“Ini adalah pertandingan kandang pertama kami di Super League. Saya melihat banyak hal positif, tetapi juga ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Kami harus melanjutkan proses ini langkah demi langkah, baik dalam aspek permainan maupun fisik,” katanya.
Kemenangan atas PSIM sekaligus menjadi tiga poin perdana Persebaya musim ini. Sebelumnya, Green Force hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan pertama.
Tavares juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain yang tetap berusaha hingga menit-menit akhir. Namun, ia meminta para pemain Persebaya tidak cepat puas.
“Kami ingin mempertahankan sikap seperti ini. Kami harus agresif, intens, dan terus bekerja keras di setiap momen pertandingan. Jika kami bisa menjaga hal tersebut dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, saya yakin tim ini bisa terus berkembang,” tuturnya. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

