“Persebaya bukan sekadar klub sepak bola. Kami adalah bagian dari Surabaya. Karena itu kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Candra dalam keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, potensi kolaborasi antara klub dan pemerintah masih sangat luas. Selain menghadirkan Persebaya Store di ruang publik, kerja sama juga dapat diwujudkan melalui kegiatan nonton bareng, kampanye program pemerintah, promosi pasar rakyat, hingga aktivitas lain yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami memiliki aset komunikasi dan basis suporter yang besar. Potensi tersebut bisa dimanfaatkan bersama untuk mendukung berbagai program pemerintah, menghidupkan ruang-ruang publik, hingga membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Prinsipnya, kami ingin tumbuh bersama Surabaya,” ujarnya.
Pembahasan mengenai kolaborasi tersebut telah dilakukan dalam beberapa pertemuan yang melibatkan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya dan Azrul Ananda CEO Persebaya.
Eri menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan klub sepak bola merupakan praktik yang lazim dilakukan di berbagai kota besar dunia, di mana klub menjadi bagian dari identitas sekaligus penggerak ekonomi daerah.
“Saya ingin Pemerintah Kota dan Persebaya ini terus berjalan beriringan. Berkolaborasi bersama. Hal ini yang menjadi salah satu legacy yang ingin saya tinggalkan pada siapapun nanti wali kotanya,” ujar Eri. (saf/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

