“Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,” tuturnya.
Selain membangun hubungan antarpemain, pemilihan Thailand sebagai lokasi TC juga diharapkan memberikan pengalaman baru bagi skuad Persebaya. Lingkungan, lawan, dan suasana latihan yang berbeda dari Surabaya dinilai dapat memberikan stimulus positif bagi perkembangan tim.
“Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini,” kata Tavares.
Aspek mentalitas juga menjadi perhatian pelatih berusia 46 tahun tersebut. Tavares ingin setiap pemain tidak hanya memahami tugas dan perannya masing-masing, tetapi juga memiliki kemauan untuk memberikan kontribusi lebih bagi tim.
“Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik,” jelasnya. (saf/ham)








