Meski demikian, IFAB mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap protokol VAR telah berlangsung sejak Maret 2026. Salah satu aspek yang sedang dikaji adalah kemungkinan memperluas penggunaan klausul “mistaken identity” untuk menangani kasus simulasi seperti yang dialami Embolo.
“Penggunaan klausul mistaken identity untuk menangani simulasi selama Piala Dunia FIFA 2026 mendapat respons yang baik,” tulis IFAB.
IFAB merupakan badan penyusun dan penjaga Laws of the Game yang beranggotakan perwakilan FIFA serta empat asosiasi sepak bola Britania Raya.
Organisasi tersebut menggelar pertemuan tahunan setiap Februari atau Maret untuk menetapkan perubahan regulasi yang kemudian berlaku pada kompetisi internasional maupun musim berikutnya. (saf/ipg)
Halaman:Sebelumnya 1 2 3 4Tampilkan Semua

NOW ON AIR SSFM 100

