Kini situasinya berubah. Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara, yang dikenal sebagai empat negara Home Nations, bersama Republik Irlandia disebut telah menarik dukungan terhadap Infantino.
Čeferin juga membantah anggapan bahwa UEFA menentang Infantino semata-mata untuk membela federasi atau klub-klub besar Eropa.
Ia menilai narasi bahwa “Eropa yang arogan” sedang melawan FIFA merupakan gambaran yang keliru.
“Apa yang saya dengar adalah mereka memainkan narasi, ‘Eropa yang arogan menentang kami. Mereka punya cukup uang, tetapi saya membantu yang kecil dan yang miskin,’ dan sebagainya,” ujar Čeferin.
Čeferin kemudian mengingatkan Infantino mengenai dukungan UEFA yang mengantarkannya ke kursi Presiden FIFA pada 2016.
“Tetapi saya pikir seseorang harus mengingatkannya bahwa dia adalah orang Eropa, dan bahwa dia didukung oleh UEFA, sesuatu yang dia lupakan,” katanya. (saf/ham)












