Namun, ancaman Prancis tidak hanya datang dari Mbappe. Didier Deschamps juga memiliki sederet pemain kreatif seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Bradley Barcola.
Di sektor pertahanan, duet Dayot Upamecano dan William Saliba menjadi tembok kokoh yang baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen. Bahkan, gawang Mike Maignan belum kebobolan satu gol pun sepanjang fase gugur.
Sementara itu, Spanyol juga menunjukkan performa yang terus meningkat. Setelah ditahan tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H, La Roja bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi dan Uruguay untuk lolos sebagai juara grup.
Performa impresif berlanjut di fase gugur. Tim besutan Luis de la Fuente menyingkirkan Austria pada babak 32 besar sebelum mengalahkan Portugal dan Belgia melalui gol-gol penentu yang dicetak gelandang Mikel Merino.
Semifinal kali ini menjadi penampilan ketiga Spanyol di empat besar Piala Dunia. Sebelumnya, La Roja mencapai babak final grup pada Piala Dunia 1950 dan berhasil menjadi juara dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

NOW ON AIR SSFM 100

