Duel dua raksasa Eropa akan tersaji pada semifinal Piala Dunia 2026 saat Prancis menghadapi Spanyol pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi penentu satu tiket menuju partai final yang akan digelar di New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari mendatang.
Prancis datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif sepanjang turnamen. Skuad asuhan Didier Deschamps tersebut menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia sebelum menyingkirkan Swedia di babak 32 besar.
Les Bleus kemudian menunjukkan kematangan permainan saat mengatasi Paraguay pada babak 16 besar sebelum memastikan langkah ke semifinal usai mengalahkan Maroko di perempat final.
Keberhasilan mencapai semifinal membuka peluang Prancis mencatat sejarah sebagai negara Eropa kedua yang mampu tampil dalam tiga final Piala Dunia secara beruntun, mengikuti jejak Jerman Barat pada edisi 1982, 1986, dan 1990.
Lini serang Prancis masih bertumpu pada Kylian Mbappe yang tampil luar biasa di Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 27 tahun itu telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen dan kini mencatat total 20 gol dari 20 pertandingan Piala Dunia.
Namun, ancaman Prancis tidak hanya datang dari Mbappe. Didier Deschamps juga memiliki sederet pemain kreatif seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Bradley Barcola.
Di sektor pertahanan, duet Dayot Upamecano dan William Saliba menjadi tembok kokoh yang baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen. Bahkan, gawang Mike Maignan belum kebobolan satu gol pun sepanjang fase gugur.
Sementara itu, Spanyol juga menunjukkan performa yang terus meningkat. Setelah ditahan tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H, La Roja bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi dan Uruguay untuk lolos sebagai juara grup.
Performa impresif berlanjut di fase gugur. Tim besutan Luis de la Fuente menyingkirkan Austria pada babak 32 besar sebelum mengalahkan Portugal dan Belgia melalui gol-gol penentu yang dicetak gelandang Mikel Merino.
Semifinal kali ini menjadi penampilan ketiga Spanyol di empat besar Piala Dunia. Sebelumnya, La Roja mencapai babak final grup pada Piala Dunia 1950 dan berhasil menjadi juara dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Luis de la Fuente memiliki lini tengah yang menjadi kekuatan utama. Kombinasi Rodri, Pedri, dan Dani Olmo mampu mengontrol tempo permainan, sedangkan lini belakang diperkuat Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Marc Cucurella, dan Pedro Porro.
Di lini depan, Spanyol mengandalkan kreativitas Lamine Yamal, Nico Williams, serta ketajaman Mikel Oyarzabal.
Secara psikologis, Spanyol juga memiliki modal positif karena memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis. La Roja menang 2-1 pada semifinal Euro 2024 dan kembali mengalahkan Les Bleus dengan skor 5-4 pada semifinal UEFA Nations League 2024/2025.
Meski demikian, Prancis memiliki catatan lebih baik dalam satu-satunya pertemuan kedua tim di putaran final Piala Dunia. Pada babak 16 besar Piala Dunia 2006, Prancis bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-1 atas Spanyol melalui gol Franck Ribery, Patrick Vieira, dan Zinedine Zidane.
Kylian Mbappe menegaskan timnya siap menghadapi tantangan terbesar sejauh ini.
“Kami sangat senang bisa mencapai semifinal, tetapi perjalanan masih panjang. Kami tahu lawan berikutnya akan lebih berat, namun kami siap menghadapi siapa pun,” kata Mbappe.
Jules Kounde Bek Prancis juga menyebut pertandingan yang bertepatan dengan Hari Nasional Prancis menjadi motivasi tambahan bagi Les Bleus.
“Ini adalah Hari Nasional Prancis dan kami ingin membuat seluruh rakyat Prancis bangga. Tetapi yang terpenting, ini semifinal Piala Dunia dan kami ingin mengakhirinya dengan sebuah perayaan,” kata Kounde.
Sementara itu, Luis de la Fuente pelatih Spanyol menyebut laga melawan Prancis layak disebut sebagai final sebelum final karena mempertemukan dua tim terbaik dunia.
“Ini pertandingan yang sangat berat. Saya bahkan mengatakan ini bisa menjadi final Piala Dunia. Kami harus bermain disiplin, menguasai pertandingan, meminimalkan kesalahan, dan memanfaatkan setiap peluang,” ujarnya.
Sementara itu, Lamine Yamal wonderkid Spanyol mengaku laga melawan Prancis menjadi pertandingan terbesar dalam kariernya.
“Ini pertandingan paling penting yang pernah saya jalani. Kami semua sangat antusias dan saya sangat menikmati kesempatan ini,” kata Yamal.
Pemenang laga Prancis kontra Spanyol akan melaju ke final Piala Dunia 2026 dan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Inggris dengan Argentina. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

