Sabtu, 18 April 2026

Tavares Singgung Keputusan Wasit Usai Persebaya Dipermalukan Madura United

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Bernardo Tavares Pelatih Persebaya bersama Francisco Rivera pemain Persebaya dalam after match press conference di Stadion GBT Surabaya, pada Sabtu (18/4/2026). Foto: Shava suarasurabaya.net

Bernardo Tavares Pelatih Persebaya menyoroti kepemimpinan wasit usai timnya kalah 1-2 dari Madura United dalam laga lanjutan Super League pekan ke-28 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026) malam.

Tavares menyebut pelanggaran di dalam kotak terlarang harusnya jelas menjadi penalti. Namun meski begitu, ia menegaskan bahwa keputusan wasit bukan alasan utama kekalahan timnya pada pertandingan tersebut.

“Terutama terkait pelanggaran di area penalti lawan yang tidak diberikan serta proses terjadinya gol kedua Madura United,” kata Tavares.

Tavares menilai, Persebaya sebenarnya tampil cukup baik dan menciptakan banyak peluang sepanjang laga. Namun, sejumlah kesempatan gagal berbuah gol karena penyelesaian akhir yang kurang akurat serta beberapa tembakan yang terblok.

Sebaliknya, Madura United menurutnya tampil sangat efektif. Dari sedikit peluang yang dimiliki, tim tamu mampu mencetak dua gol ke gawang Persebaya.

“Kami menciptakan banyak kesempatan, namun kurang akurat dalam penyelesaian akhir,” ujarnya.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Bernardo tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang dinilai sudah memberikan segalanya di lapangan.

Ia juga meminta maaf kepada Bonek dan Bonita karena gagal mempersembahkan kemenangan di kandang sendiri, meski dukungan suporter dinilai luar biasa sepanjang pertandingan.

“Saya meminta maaf kepada Bonek dan Bonita. Kami tahu mereka menginginkan tiga poin, dan kami juga menginginkannya,” pungkasnya.(ris/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Sabtu, 18 April 2026
33o
Kurs