“Ini masih ada rintisan, mungkin barangkali sudah ada sepuluh yang nanti akan kita kembangkan dan kita bina,” ujarnya.
Menurut Didik, perluasan pembinaan menjadi penting agar teqball tidak hanya berkembang di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki basis atlet yang kuat dari berbagai daerah.
POTSI Jawa Timur juga menargetkan teqball dapat dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.
Sosialisasi ke sejumlah kabupaten/kota pun akan dilakukan untuk memperkenalkan olahraga tersebut sekaligus mencari bibit atlet potensial.
Selain pembinaan atlet, POTSI Jawa Timur mulai memperkuat sumber daya pendukung dengan menggelar pelatihan wasit. Didik menyebut keberadaan wasit lokal penting seiring dengan rencana pengembangan kompetisi teqball di daerah.

NOW ON AIR SSFM 100

