Menurut Yamal, kontribusinya tidak selalu harus diukur dari jumlah gol. Pergerakan tanpa bola yang ia lakukan juga dapat membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menciptakan peluang.
“Saya tahu pergerakan saya menarik banyak lawan dan bisa membuat rekan setim tidak terkawal. Yang penting adalah kami datang ke sini untuk menang, dan apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu, bahkan kalau saya tidak menyentuh bola dalam sebuah serangan, itu tetap hal yang baik,” jelasnya.
Yamal juga menilai pembahasan mengenai jumlah gol yang dicetaknya terlalu dibesar-besarkan. Ia mengingatkan bahwa saat Spanyol menjuarai Piala Eropa, dirinya juga hanya mencetak satu gol.
“Saya pikir urusan gol ini sudah terlalu masuk ke kepala semua orang, dan kami memenangi Piala Eropa dengan saya hanya mencetak satu gol. Waktu itu saya hanya mencetak satu gol, dan sekarang saya juga sudah mencetak satu gol. Mereka bisa tenang,” pungkasnya. (bil/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

