Senin, 13 Juli 2026

Jokowi akan Disibukkan Dengan Isu SARA di Pemilu 2019

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ray Rangkuti Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) dalam Diskusi di Jakarta, Selasa (26/12/2017). Foto: Faiz suarasurabaya.net

Ray Rangkuti Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) dalam Diskusi “Tutup Tahun 2017, Jemput Tahun 2018, Akankah Politik SARA Terus Berlangsung?” menyampaikan Joko Widodo (Jokowi) Presiden RI akan disibukkan dengan isu SARA di Pemilu 2019.

Ray menegaskan, setidaknya tantangan Jokowi kalau akan maju lagi dalam Pemilu 2019 adalah terus meyakinkan bahwa dia bukan bagian dari komunis maupun pro China yang dituduhkan selama ini.

Dampak penggunaan isu SARA dalam Pemilu, kata Ray, membuat elektabilitas Jokowi merangkak lambat sekali.

“Itu tantangan terbesar yang akan dihadapi pak Jokowi, sehingga dengan isu SARA tersebut elektabilitasnya merangkak lambat sekali, karena meyakinkan antara dia bukan komunis maupun mengistimewakan China,” ujar Ray di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2017).

Menurut Ray, isu SARA ini daya rekatnya kuat, dan daya menjatuhkan lawan juga kuat, sehingga boleh disebut lumayan kalau menggunakan isu SARA ini, meskipun bukan penentu tetapi dia memiliki sumbangsih untuk menaikkan sekaligus menjatuhkan lawan politik.

Ray menjelaskan politik SARA akan lebih bahaya dibanding politik uang karena berdampak lama atau panjang.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana mencegah politik SARA di dalam setiap event pelaksanaan politik kita karena efeknya yang panjang sekali jika dibandingkan dengan politik uang,” kata dia.

Kata dia, selain politik uang, isu SARA juga akan marak kembali pada Pilkada 2018 dan akan terus dipelihara sampai Pemilu 2019.

“Politik uang itu berbahaya, tetapi efeknya tidak panjang, begitu sudah bayar maka selesai. Tidak akan punya efek apapun, dan tidak ada masyarakat terbelah akibat politik uang,” jelasnya.

Di Pilkada DKI, kata Ray, masyarakat sampai sekarang tidak hanya berbeda, tetapi sudah terbelah.

“Yang menang nggak move on, yang kalahpun juga nggak move on,” tegas Ray.(faz/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
31o
Kurs