Mafirion anggota Komisi XIII DPR RI meminta pemerintah mengusut secara tuntas kasus meninggalnya Melkiana Duwita, seorang ibu hamil yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Dia menilai peristiwa tersebut harus diinvestigasi secara independen, transparan, dan akuntabel agar penyebab kejadian serta pihak yang bertanggung jawab dapat terungkap.
Peristiwa itu terjadi di rumah orang tua korban di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (2/7/2026).
Korban yang tengah mengandung delapan bulan dilaporkan terkena peluru yang menembus dinding kayu rumah. Melkiana bersama bayi yang dikandungnya meninggal dunia akibat insiden tersebut.
“Kami sangat prihatin atas kematian seorang ibu hamil beserta bayi yang dikandungnya akibat konflik bersenjata. Tragedi ini menjadi cermin bahwa negara belum mampu memberikan perlindungan maksimal kepada warga sipil, khususnya perempuan dan anak, yang berada di wilayah konflik. Karena itu, penembakan ini harus diusut tuntas melalui investigasi yang independen, transparan, dan akuntabel,” kata Mafirion di Jakarta, Senin (6/7/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

