Kamis, 3 Desember 2020

Eri-Armudji Unggul dalam Survei Internal, Pengamat: Mesin PDIP dan Risma Sangat Efektif

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Foto: Istimewa

Hasto Kristiyanto Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan baru saja merilis berdasarkan survei internal partai, pasangan Eri Cahyadi-Armudji unggul 6 persen dari pesaingnya di Pilkada Surabaya 2020.

Surokim Abdussalam pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berpendapat paslon Eri-Armudji unggul karena punya tim solid, termasuk adanya tokoh berpengaruh Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

Padahal, Eri-Armuji hanya didukung mesin PDI Perjuangan, PSI dan partai-partai nonparlemen. Menurutnya, justru dengan tim yang sedikit mesin partai pengusung dapat bekerja lebih efektif untuk memenangkan calon.

“Karena tidak banyaknya partai ini, tim mereka sangat serius. Tokoh-tokoh semacam Bu Risma dan relawan juga ikut bekerja keras. Apalagi sosok Bu Risma sebelum pandemi pernah ada survei, siapapun orangnya kalau didukung Bu Risma akan dapat dukungan besar,” ujar Surokim, Sabtu (24/10/2020).

Meski ada mesin partai dan tokoh yang dominan, Surokim bilang, yang paling utama adalah pada paslon yang diusung: Eri-Armudji. Semakin banyak nilai plus yang melekat pada diri paslon akan semakin mudah menaikkan elektabilitas.

“Sekarang tugasnya tim paslon. Siapa yang bisa mengeksplorasi nilai plus-plus paslon ke publik akan mudah menggaet pemilih. Pemilih perkotaan tidak cuma menimbang sosiologis dan psikologis, tapi juga rasional. Dan mesin PDI Perjuangan bekerja keras untuk itu,” katanya.

Terkait survei internal PDI Perjuangan, Surokim bilang, inilah waktunya lembaga survei mengekspose hasil. Sebab, setelah pengumuman paslon, belum ada lembaga survei yang mengumumkan hasilnya.

“Hasil survei internal PDI Perjuangan yang disampaikan Pak Hasto itu sebagai pemantik lembaga survei lain untuk mengumumkan hasil surveinya. Pak Hasto hanya menyebut angka 6 persen. Tidak menyebut metode dan jumlah respondennya berapa. Padahal itu sangat penting,” ujarnya.

Angka 6 persen itu, kata Surokim, masih sangat sangat kompetitif sebab dalam Pilkada Surabaya 2020 ini hanya dua paslon atau head to head.

“Unggulnya paslon itu dipengaruhi banyak faktor. Bisa dari mesin partai, banyak tokoh berpengaruh ikut mendukung dan adanya plus-plus pada diri paslon. Di pilkada Surabaya ini, paslon Eri-Armudji punya tim bagus dan bekerja keras semua,” katanya. (den/dfn/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Kamis, 3 Desember 2020
27o
Kurs