Sabtu, 31 Oktober 2020

Gerindra Menerima Mujiaman Sebagai Wakil MA di Pilwali Surabaya 2020

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Mujiaman Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya. Foto: Antara

BF Sutadi Ketua DPC Gerindra Surabaya tidak mempersoalkan pilihan Machfud Arifin (MA) jatuh pada Mujiaman Sukirno sebagai pendampingnya melaju di Pilwali Surabaya 2020. Kata Sutadi, nama Mujiaman sudah diumumkan ke semua petinggi partai pengusung MA.

“Semua partai sudah dikumpulkan. Saya ulangi, semua Ketua dan Sekretaris Partai sudah ketemu sama pak MA dan sudah mengumumkan siapa calon wakilnya, yaitu Pak Mujiaman,” ujar Sutadi kepada suarasurabaya.net, Senin sore (24/8/2020).

Sutadi mengatakan, dalam kapasitas (mengumumkan ke publik) ini pihak partai pengusung memang telah sepakat untuk tidak menyampaikan ke publik, karena yang berhak menyampaikan adalah MA sendiri.

“Tetapi kalau hari ini nama sudah muncul, ya tidak masalah bagi Partai Gerindra,” katanya.

Sutadi menceritakan, pertemuan antara MA dan delapan partai pengusung terjadi sudah hampir dua minggu lalu. Semua partai juga sudah mendengar pilihan MA jatuh pada Mujiaman sebagai pendampingnya.

“Tidak hanya PKB yang hadir. Semua parpol hadir,” katanya.

Sutadi mengungkapkan, surat tugas yang diberikan oleh Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra dan Ahmad Muzani Sekretaris Jenderal kepada MA, adalah menyetujui sebagai Calon Wali Kota dan menugasi MA untuk mencari wakil dan partai koalisi.

“Artinya dari Gerindra memberi kewenangan 100 persen kepada pak MA untuk mencari pendamping. Ada catatan, wakil yang dipilih harus mampu mendulang suara dalam proses pemilihan dan dapat membantu tugas bila terpilih. Maka kami menerima keputusan itu, karena sudah melalui proses,” katanya.

Sebelumnya, Mujiaman Sukirno menyatakan mundur dari jabatan sebagai Ditektur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya. Pengunduran diri Mujiaman ini sebagai langkah politik, karena diminta oleh Machfud Arifin untuk mendampinginya sebagai calon Wakil Wali Kota Surabaya.

“Jadi saya sekarang sudah mengambil langkah politik untuk mengajukan mundur dari PDAM dengan alasan politik. Alasannya, ternyata bapak Machfud Arifin bersama keluarga, bersama partai koalisi, dan tim pemenangan menunjuk saya untuk mendampingi beliau sebagai calon Wakil Wali Kota,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, Senin (24/8/2020).

Sekadar diketahui, Machfud Arifin telah mengantongi surat rekomendasi maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya dari delapan partai politik, yakni PKB, PAN, PPP, PKS, Nasdem, Demokrat, Gerindra, dan Golkar.

Delapan parpol ini nantinya dimungkinkan yang akan mengusung duet Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno melaju sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Surabaya 9 Desember 2020.(bid/iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Sabtu, 31 Oktober 2020
25o
Kurs