Sabtu, 28 November 2020

Golkar Segera Serahkan Rekomendasi 19 Cakada di Jatim, Termasuk MA-Mujiaman

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Machfud Arifin-Mujiaman, calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya. Foto : Istimewa

Muhammad Sarmuji Ketua DPD I Partai Golkar Jatim menegaskan, partainya akan menyerahkan rekomendasi bakal calon kepala daerah (Cakada) untuk 19 Kabupaten/Kota di Jatim di Pilkada Serentak 2020.

Rekomendasi itu sudah lengkap dengan format B1-KWK (formulir dukungan partai politik kepada pasangan calon) sebagai syarat Calon Kepala Daerah dan Wakilnya mendaftar ke KPU.

“Semuanya siap hari Senin 31 Agustus. Untuk 19 daerah. B1 KWK hari Senin,” ujar Sarmuji di sela acara peringatan tahun baru Islam di kantornya, Sabtu (29/8/2020).

Sarmuji memastikan, surat rekomendasi DPP Partai Golkar berupa B1 KWK itu juga diberikan kepada pasangan Machfud Arifin (MA)-Mujiaman Sukirno.

“Insya Allah akan final hari Senin B1 KWK. Pak MA-Mujiaman sudah berproses. Kalau dulu belum ada wakilnya sekarang sudah ada. Tentu saya tidak tahu nanti seperti apa Pilkada ini. Tapi secara umum penetapannya sudah ada,” kata Sarmuji.

Sarmuji enggan berspekulasi terkait gagalnya Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) untuk mendampingi MA. Menurut Sarmuji, partainya masih menunggu pergerakan PDI Perjuangan yang belum juga mengumumkan calonnya.

“Saya belum bisa tanggapi karena kita belum tahu juga Gus Hans diambil PDIP atau tidak. Karena PDIP juga misterius untuk Pilkada Surabaya. Kita juga lagi menunggu siapa yang dicalonkan di Surabaya,” katanya.

Seandainya Gus Hans dicalonkan PDI Perjuangan? “Ya, saya tidak bisa berandai-andai. Karena itu sudah menjadi ranahnya DPP partai Golkar. Yang jelas yang masih berproses MA-Mujiaman,” kata Sarmuji.

Sekadar diketahui, munculnya nama Mujiaman sebagai pendamping MA memang mendapat respons kekecewaan kader Golkar di kalangan bawah. Karena, nama Gus Hans yang disodorkan untuk menjadi Calon Wakil Wali Kota tidak dilirik oleh MA.

Arif Fathoni Ketua DPD II Partai Golkar Surabaya sebelumnya menyatakan, dia bisa memahami kegelisahan kader Partai Golkar se-Kota Surabaya yang merasa sedih karena MA memilih wakil bukan dari rekomendasi Partai Golkar.

“Namun kami harus berbesar hati karena Pak Mujiaman adalah seorang profesional yang kami anggap memiliki kemampuan, dan bersama Pak MA mampu membangun Surabaya 5 tahun mendatang,” katanya.(bid/dfn)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
26o
Kurs