Senin, 23 November 2020

Paket Data Anak Muda Inovatif dan Pendampingan Belajar Daring di Sidoarjo

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Muhdlor secara simbolis memberikan paket data AMI untuk sejumlah pelajar di Sidoarjo agar lancar belajar daring. Foto: Istimewa

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) memunculkan masalah baru bagi sebagian pelajar yang kesulitan beli paket data internet. Ahmad Muhdlor Ali Bakal Calon Bupati Sidoarjo memberikan paket data untuk mereka.

”Memang ini situasi berat. Pandemi Covid-19 membuat ekonomi keluarga menurun dan di saat yang sama kebutuhan hidup meningkat, termasuk untuk membeli paket data bagi anak-anak,” katanya, Minggu (16/8/2020).

Secara simbolis pria yang akrab disapa Gus Muhdlor itu memberikan ribuan paket data Anak Muda Inovatif untuk pelajar di Sidoarjo di sela-sela bersepeda santai bersama warga untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi.

Aktivitas pemberian paket data internet untuk sejumlah pelajar di Sidoarjo ini menurutnya masih satu rangkaian peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 23 Juli lalu yang sedang dia rayakan.

”Pertama, sebenarnya kita siapkan ratusan, ternyata respons warga luar biasa besar, yang sekaligus menunjukkan banyak warga yang harus dibantu. Maka kami siapkan lebih dari seribu paket data,” katanya.

Muhdlor bilang, dia telah berkeliling ke ratusan desa di Sidoarjo. Dia berdialog dengan warga. Dia mengklaim, salah satu yang dikeluhkan warga memang kuota internet demi menunjang kelancaran PJJ.

”Saya bertemu Ibu Nur di Balongbendo, bertemu Ibu Rahmawati di Krembung, dan sebagainya. Semuanya sambat paket data. Apalagi anaknya tiga masih sekolah. Program Paket Data AMI ini akan kami jalankan berkelanjutan,” ujarnya.

Muhdlor yang berpengalaman mengelola lembaga pendidikan menyadari, ada dampak kurang baik bila tidak ada perhatian ke warga yang kesulitan mengakses PJJ. Dia bilang, riset menunjukkan ada potensi penurunan capaian belajar dalam sistem PJJ.

”Penguasaan pengetahuan oleh anak-anak bisa menurun, karena ada perbedaan kemampuan mengakses PJJ. Ada warga yang mudah beli paket data karena punya uang, di sisi lain banyak sekali warga kesusahan. Makanya semua harus saling bantu,” ujarnya.

Muhdlor bilang, program Paket Data AMI itu terinspirasi Gerakan Bangkit Belajar (GBB) yang diinisiasi Muhaimin Iskandar Wakil Ketua DPR RI. GBB diluncurkan ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu Kamis lalu (13/8/2020).

GBB dijalankan dengan mendirikan ribuan posko belajar di seluruh Indonesia yang dilengkapi wifi, pinjam-pakai smartphone, juga relawan pendamping. Karena itu Muhdlor juga mengerahkan relawannya untuk mendampingi pelajar.

”Ada gerakan bagus sekali dari Pak Muhaimin Iskandar, dan kami terinspirasi. Kebetulan di tim kami ada ribuan relawan, mereka kami ajak mendampingi pelajar, terutama pelajar yang karena satu dan lain hal tidak bisa mendapat pendampingan orang tuanya,” pungkasnya.(den)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Serikat Pekerja Demo di Surabaya

Surabaya
Senin, 23 November 2020
29o
Kurs