Minggu, 29 November 2020

Tak Sekadar Mengekor Risma, Eri Siapkan Inovasi untuk Surabaya

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Eri Cahyadi Calon Wali Kota Surabaya saat berdiskusi dengan IKA ITS Manyar. Foto: Istimewa.

Meneruskan kebaikan merupakan jargon Eri Cahyadi dan Armudji Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya bertekad melanjutkan program pemkot saat ini. Tapi, mereka mengklaim tak sekadar mengekor pendahulunya yaitu Tri Rismaharini.

Eri Cahyadi di depan alumni ITS Manyar kemarin Minggu (24/10/2020) kemarin bilang, siap melanjutkan program kerja yang sudah berjalan optimal. Serta menciptakan program kerja baru.

Ada tujuh program yang sudah dirancang. Pertama yaitu membuat sentralisasi data. “Saya akan membuat big data,” ucapnya.

Big data itu berisi beraneka ragam data. Mulai data tingkat pendidikan, kesehatan, hingga kemiskinan. Nantinya, dengan data tersebut menjadi rujukan ketika mengambil kebijakan.

Dia mencontohkan data kemiskinan. Dengan big data, pemkot akan mengetahui pergerakan angka masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Sehingga yang belum bekerja langsung bisa ditangani,” terangnya.

Pertumbuhan ekonomi juga terpantau. Pemkot akan mengetahui berapa PAD yang dihasilkan. “Sehingga bisa menjadi rujukan pembangunan tahun depan,” ucap Alumnus ITS itu.

Kedua yakni pengembangan potensi kota. Menurut Eri, Surabaya memiliki daya yang bisa diunggulkan. Salah satunya wisata.

Dia mencontohkan Sentra Ikan Bulak (SIB). Tempat itu bisa menjadi pusat perdagangan ikan segar. Kawasan religius Ampel juga bisa dimaksimalkan. Untuk pengembangan wisata berbasis agama.

Bukti itu terlihat ketika pemkot menata kawasan Dolly. Bekas lokalisasi itu kini berubah. Menjadi salah satu sentra ekonomi. Dengan adanya UMKM pembuatan sepatu dan sandal. Eri mengatakan, dalam pembangunan pihaknya akan menggandeng perguruan tinggi.

“Sekaligus sebagai sarana kerja praktik mahasiswa,” ucap pria 43 tahun itu.

Di bidang pendidikan, Eri bakal memberikan bimbingan les gratis pada siswa. Kegiatan itu digelar di Balai RW. Sehingga, anak-anak yang berasal dari warga yang ekonominya lemah mampu mendapatkan tambahan pembelajaran.

Sementara itu, Riva Siregar Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) ITS Manyar mengapresiasi program kerja yang digagas Eri. Menurut dia, terobosan baru itu sangat dibutuhkan.

Dia mencontohkan rencana Eri memberikan tambahan les. Untuk seluruh siswa. Menurut Riva, program itu sejalan dengan kegiatan yang dilakukan ITS Manyar. Yaitu urban development. “Bentuk kepedulian membangun warga Kota,” katanya.(bid/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Minggu, 29 November 2020
26o
Kurs