Dalam pidatonya, Muzani juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang telah memperluas ruang demokrasi. Masyarakat kini semakin mudah menyampaikan pendapat, memperoleh informasi, dan terlibat dalam perdebatan publik.
Namun, ia mengingatkan perkembangan teknologi digital juga membawa tantangan. Ruang digital dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan kebencian, fitnah, manipulasi, hingga kabar bohong dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Kita tidak boleh membiarkan ruang publik dipenuhi bahasa yang merendahkan martabat manusia,” katanya.
Muzani juga mengingatkan agar perbedaan pilihan dan pandangan politik tidak sampai merusak hubungan sosial masyarakat.
“Kita tidak selayaknya membiarkan perbedaan politik merusak persahabatan, memecah keluarga, atau menanamkan kebencian di antara sesama anak bangsa,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

