Ia menyebut pernyataan Puan Maharani Ketua DPR RI yang sebelumnya membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait RUU Perampasan Aset menjadi salah satu alasan AMPB datang ke parlemen.
“Sebelumnya kan Mbak Puan bilang DPR terbuka menerima masukan soal RUU Perampasan Aset. Jadi kami berharap, Mbak Puan, bisa menerima kami, juga masukan dari kami untuk percepatan pembahasan RUU Perampasan Aset tersebut,” kata Botok.
Selain mendorong percepatan RUU Perampasan Aset, AMPB juga membawa tuntutan agar koruptor mendapat hukuman yang tegas, termasuk hukuman mati.
Botok menegaskan, isu yang dibawa AMPB tidak berkaitan dengan upaya mengganti atau menjatuhkan pemerintahan yang sah.
“Kami tidak ada tuntutan untuk mengadili atau pelengseran Presiden Prabowo dalam demo besok itu. Itu bukan agenda kami,” tegasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

