“Kalau saya ini politisi, apalagi orang di luar pemerintah, kalau saya ngomong pasti dibilang, ‘Ah, itu kan oposisi.’ Jadi, biarlah rakyat yang menilai,” ujarnya.
Komarudin juga memperhatikan persoalan asap yang mengganggu penerbangan. Dia menceritakan pengalamannya ketika hendak menuju Ambon, tetapi pesawat yang ditumpanginya tidak dapat mendarat akibat asap yang disebut berasal dari Kalimantan.
Menurut dia, persoalan tersebut semestinya dapat diantisipasi karena terjadi berulang kali setiap tahun.
“Saya kemarin ke Ambon tidak bisa mendarat karena asap dari Kalimantan, penuh di sana. Padahal itu setiap tahun peristiwa seperti begitu. Masa negara tidak punya antisipasi mengatasi hal-hal begitu?” ungkapnya.
Kemudian, Komarudin turut mengkritik penanganan persoalan lingkungan yang dinilainya belum menyentuh akar masalah. Komarudin menyinggung aktivitas pengeboran sumur yang dilakukan untuk mengatasi persoalan asap, sementara kerusakan hutan terus terjadi.
NOW ON AIR SSFM 100

