Ia menilai penindakan hukum terhadap sejumlah pejabat menunjukkan bahwa proses hukum tetap berjalan meskipun pihak yang bersangkutan disebut memiliki kedekatan dengan Presiden.
“Yang terakhir, hukum justru bersikap bengis terhadap para koruptor. Para pejabat yang melakukan tindak pidana korupsi langsung ditindak tanpa menunggu waktu,” ujarnya.
Habiburokhman mengatakan, pada periode sebelumnya, sejumlah pejabat kerap baru diusut ketika sudah tidak lagi menjabat atau setelah terjadi pergantian rezim. Karena itu, ia menilai penindakan terhadap perkara-perkara besar pada masa pemerintahan Prabowo menjadi indikator penting dalam evaluasi penegakan hukum.
Ia menegaskan, penilaian terhadap kinerja pemerintah di bidang hukum harus dilakukan secara objektif dengan melihat pembaruan regulasi, perlindungan terhadap kebebasan berekspresi, serta konsistensi pemberantasan korupsi.
“Jadi, saya pikir ini sudah on the track dan sudah searah dengan Asta Cita,” tutur Habiburokhman.(faz/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

