Ia bahkan menilai bukan hanya proses pencalonannya yang bermasalah, melainkan juga persyaratan yang harus dipenuhi untuk menduduki jabatan wakil presiden.
“Dari tiga aspek ini saja, maka otomatis yang bersangkutan sudah tidak memiliki legitimasi sebagai sosok pemimpin. Tidak hanya proses dari Saudara Gibran yang cacat, tetapi juga syarat-syarat untuk menjadi pemimpin, baik dari aspek usia maupun ijazah, ternyata tidak dipenuhi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan bahwa PDIP tidak hanya menyampaikan kritik melalui pernyataan politik. Partainya juga terus membangun komunikasi dengan sejumlah fraksi di DPR RI untuk membahas kemungkinan tindak lanjut melalui jalur politik dan konstitusional.
Ia menyebut menguatnya tekanan publik, termasuk mencuatnya isu penyadapan, menjadi salah satu faktor yang memperbesar perhatian terhadap persoalan tersebut.
Hasto berharap aspirasi masyarakat yang semakin terkonsolidasi dapat memperoleh perhatian serius dari seluruh fraksi di parlemen.
NOW ON AIR SSFM 100

