“Hari Bhayangkara 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat legitimasi Polri sebagai institusi yang berada di garis terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, sekaligus melayani masyarakat di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks,” ujarnya.
Puan juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan institusi kepolisian pada era modern tidak lagi semata-mata ditentukan oleh banyaknya perkara yang berhasil diungkap ataupun jumlah pelaku kejahatan yang ditangkap.
Menurutnya, indikator yang jauh lebih penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, transparan, serta memberikan kepastian hukum secara adil.
“Ukuran yang jauh lebih penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi warga negara,” tegasnya.
Selain peningkatan profesionalisme, Puan menilai Polri juga perlu memperkuat sistem akuntabilitas publik. Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi institusi penegak hukum sehingga setiap keberhasilan maupun pembenahan internal harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

NOW ON AIR SSFM 100

