Selasa, 11 Agustus 2026

Misbakhun Minta Mitra SPPG Tak Khawatir, Pembenahan MBG untuk Perkuat Program

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Mukhamad Misbakhun Ketua Komisi XI DPR RI. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Mukhamad Misbakhun Ketua Komisi XI DPR RI meminta para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak khawatir dengan langkah pemerintah melakukan evaluasi dan pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Misbakhun, perbaikan tata kelola bukan berarti pemerintah akan menghentikan program unggulan Prabowo Subianto Presiden tersebut. Sebaliknya, evaluasi diperlukan agar pelaksanaan MBG semakin tertata, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Pemerintah memutuskan ada perbaikan, tetapi tidak akan menutup Program MBG karena ini adalah janji kampanye Bapak Presiden Prabowo,” kata Misbakhun saat berdialog dengan para mitra SPPG se-Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (10/8/2026).

Dialog bertajuk Serap Aspirasi tersebut digelar dalam rangka kegiatan Reses Masa Persidangan V DPR Tahun Sidang 2025-2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Wahid Nurrahman Ketua Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi (Gapembi) Kabupaten Probolinggo.

Misbakhun mengatakan dirinya memahami berbagai tantangan yang dihadapi para pengusaha mitra SPPG sejak program MBG mulai dijalankan. Tidak sedikit mitra yang telah mengeluarkan modal, tenaga, serta sumber daya untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Namun, dia menilai program berskala nasional seperti MBG memang membutuhkan proses evaluasi dan penyempurnaan agar memiliki sistem yang kuat dan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Ini kebijakan publik yang menggunakan uang negara, menggunakan APBN, sehingga tata kelolanya harus diatur, harus transparan, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan dengan standar serta prosedur yang jelas,” ujarnya.

Legislator Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Jawa Timur itu menegaskan, pembenahan tata kelola MBG harus dilihat sebagai bagian dari upaya membangun sistem yang lebih baik. Karena itu, dia meminta para mitra SPPG mengikuti setiap tahapan perbaikan yang dilakukan pemerintah.

“Upaya-upaya perbaikan, meningkatkan standardisasi, mengubah tata kelola dan sebagainya, saya minta tolong diikuti dengan baik. Ini adalah semangat upaya perbaikan,” tutur Misbakhun.

Dia juga mengingatkan para mitra SPPG agar tidak kehilangan semangat dalam menjalankan perannya. Menurut Misbakhun, keterlibatan para pengusaha dalam MBG merupakan bagian dari misi besar negara untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.

“Bapak dan Ibu sekalian telah melakukan sebagian dari tugas mulia yang dibebankan oleh negara. Program ini harus kita kuatkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara,” katanya.

Misbakhun juga mengapresiasi kontribusi para mitra SPPG yang selama ini terlibat dalam penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat MBG.

Dia menilai peran tersebut tidak sekadar kegiatan bisnis, tetapi juga bagian dari upaya negara mengatasi persoalan kekurangan gizi anak.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian yang sebagai pengusaha bersedia menginisiasi dan terlibat dalam upaya besar negara yang menjadi visi dan misi Bapak Prabowo Subianto Presiden dalam rangka memutus mata rantai kekurangan gizi anak-anak di Indonesia,” ucapnya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) itu juga menyinggung pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal Indonesia menghadapi persaingan global.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi sejak usia dini memiliki kaitan erat dengan kualitas generasi Indonesia di masa depan. Apalagi Indonesia kini menjadi bagian dari kelompok negara dengan perekonomian terbesar dunia melalui keanggotaan G20.

“Kalau kita sudah menjadi bagian dari G20, kita bukan lagi hanya bersaing dengan Vietnam atau Malaysia. Kita bersaing dengan Jepang, Amerika, China dan negara-negara besar lainnya. Karena itu generasi kita ke depan harus memiliki kualitas fisik dan kemampuan intelektual yang memadai,” jelasnya.

Misbakhun pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan mitra SPPG dalam memastikan program MBG terus berkembang.

Dia berharap pembenahan yang dilakukan saat ini mampu membuat pelaksanaan program semakin tepat sasaran, akuntabel, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (faz/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
25o
Kurs